Akankah Marquez Jadi Legenda Honda, Ini Tanggapan Rossi

Akankah Marquez Jadi Legenda Honda, Ini Tanggapan Rossi

Bandar Ceme, Agen Poker Online, Agen Domino QQ Capsa Susun – Kedigdayaan Marc Marquez bersama dengan team Repsol Honda selalu jadi pembicaraan hangat di kelompok penggemar balap MotoGP. Bagaimana tidak, semenjak masuk dengan pabrikan Jepang pada 2013, ia sudah membukukan lima titel juara (2013, 2014, 2016, 2017, serta 2018).

Kualitas Marquez mengendarai kuda besi RC213V Honda telah tidak butuh dipertanyakan kembali. Tetapi masih tetap ada-ada saja suara miring yang memberi komentar kesuksesan Baby Alien merampas lima titel di kelas penting MotoGP.

Kesuksesan Marquez tidak hanya bisa diamini oleh pengagum lainnya, karena, ia cuma dapat mencapai lima titel itu bersama dengan satu team yang sama. Berlainan bila bicara mengenai Valentino Rossi.

Ini bukan punya maksud untuk menyepelekan potensi balap pemilik nomer 93. Tetapi ini lebih pada keberanian Marquez untuk geser mengendarai motor pabrikan lainnya. Berikut yang selalu diperbincangkan penggemar balap motor.

Baca Juga : Jevin Julian Komentari Hubungan Adipati Dolken dan Vanesha Prescilla

Rossi contohnya. Ia sempat rasakan popularitasnya menjadi rider kelas elite pada saat masih tetap jadi rider Honda. Tiga titel sukses singgah ke almari koleksi gelarnya pada 2001-2003. Tetapi ia pada akhirnya berubah ke Yamaha untuk mencari rintangan.

Prestasi Rossi sesudah akan memutuskan geser ke Yamaha malah semakin cemerlang. Empat titel juara sempat disatukan bersama dengan team Garpu Tala. Singkat kata, bagaimana respon Rossi tentang suara miring pengagum yang melawan keberanian Marquez geser pabrikan?

“Ini suatu yang begitu pribadi. Marc tidak mesti ganti motor. Ia mesti berfikir, tapi bila ia terasa nyaman dengan Honda, ia dapat membuat semua karirnya dengan Honda,” kata Rossi, Kamis (25/10/2018).

“Itu begitu bergantung. Ini ialah pilihan yang begitu pribadi, apakah yang Anda alami, apakah yang Anda dapatkan, untuk temukan motivasi untuk balapan. Tapi saya fikir kebanyakan orang mempunyai triknya sendiri.”

About the Author