Hina Kepala Negara dan Kapolri Ringgo Dibui 18 bulan

Hina Kepala Negara dan Kapolri Ringgo Dibui 18 bulan

Hina Kepala Negara dan Kapolri Ringgo Dibui 18 bulan

Hina Kepala Negara dan Kapolri Ringgo Dibui 18 bulan

Order-prednisone-20mg.org, Medan – Farhan Balatif (18) alias Ringgo dijatuhi hukuman 18 bulan penjara. Dia terbukti menghina Kepala Negara Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Jaksa Penuntut Umum Farhan Balatif alias Ringgo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas kejahatan yang disengaja dan tanpa hak untuk mendistribusikan dan melakukan akses terhadap informasi media elektronik yang memiliki isi penghinaan dan penghinaan,” kata Ketua Pengadilan Negeri Medan Wahyu Wibowo, Selasa (16/1/2010).

Sementara itu, jaksa penuntut umum, Raskita. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut sebelumnya 2 tahun penjara.

Para hakim menyatakan bahwa tindakan Farhan melanggar Pasal 45 ayat (3) UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 27 ayat (3) UU RI. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Untuk menjatuhkan sanksi pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 10 juta dengan ketentuan denda yang belum dibayar kemudian diganti dengan pidana penjara 1 bulan,” lanjutnya.

Video Berita Ringgo Menghina Presiden dan Kapolri

Setelah mendengar putusan tersebut, Farhan segera menerimanya. Hal yang sama juga dikatakan oleh jaksa penuntut umum.

Seperti diketahui, kasus ini diungkap polisi pada Agustus 2017 silam. Ringgo tersebut menghina Presiden dan Kapolri melalui media sosial.

Baca Juga : Tentang Aturan Airbag yang Dibutuhkan untuk Driver di MotoGP Musim Ini

Dalam pemeriksaan polisi, Ringgo dikenal cerdas. Ia belajar melalui internet dan bisa menguasai bahasa Inggris maupun Prancis. Ia belajar kedua bahasa itu bersifat autodidak di internet.

Dalam kasus ini, Farhan membuat pidato kebencian karena dia tidak puas dengan kinerja pemerintah. Kemudian, dia berbagi ke Facebook dengan akun palsu dan menggunakan Wi-Fi untuk orang-orang dengan cara yang tidak sah.

About the Author