Jorge Lorenzo Balas Sindiran Manajer Danilo Petrucci

Jorge Lorenzo Balas Sindiran Manajer Danilo
Petrucci

Bandar Ceme, Agen Poker Online, Agen Domino QQ Capsa Susun – Perjalanan karir Danilo Petrucci menjadi rider pabrikan team Ducati Corse mengagetkan banyak pengagum. Lebih ia menukar kursi yang dibiarkan Jorge Lorenzo, yang notabene adalah juara dunia 3x di kelas penting MotoGP.

Waktu membela team Ducati, karir Lorenzo tidak cemerlang pada saat dia masih tetap bersama dengan team Yamaha. Masalahnya ia tidak berhasil memberi kemenangan pada musim pertamanya membela Pabrikan Italia.

Pada musim kedua-duanya, Lorenzo sukses memberi tiga kemenangan. Walau berdiri gagah di tribune pertama, akan tetapi bukan bermakna rider asal Spanyol itu terasa betah ada di Italia.

Buktinya, sebelum Lorenzo meraih kemenangan pertamanya bersama dengan team Ducati di Mugello, ia telah terlebih dulu sampai persetujuan untuk masuk dengan team Repsol Honda. Tetapi Ducati, yang telah mempunyai riwayat panjang dalam dunia balap motor tidak kesusahan untuk menggandeng alternatif Lorenzo.

Baca Juga : Kecewa Bertubi-tubi, Jane Shalimar Putuskan Persahabatan dengan Vanessa Angel

Petrucci juga dibawa ke markas di Borgo Panigale, Bologna, untuk isi kekosongan kursi yang dibiarkan Lorenzo. Lalu, apakah yang memperbedakan Lorenzo dengan Petrucci?

Dalam kesempatan kali ini manajer Danilo Petrucci, Albert Vergani, memaparkan ketidaksamaan dua rider itu. Dalam satu interviu dengan Corsedimoto, baru saja ini, ia menuturkan jika hanya satu ketidaksamaan Lorenzo dengan Petrucci hanya upah.

“Danilo belumlah memenangi GP, tapi Jorge Lorenzo sudah mendapatkan 25 juta dalam dua tahun, ketidaksamaan pada ke-2 rider ialah ini. Team yang membayar jumlahnya itu memiliki hak menginginkan banyak kesuksesan,” sindir Vergani.

Menyikapi hal itu, Lorenzo membalas sindiran itu lewat media sosial (Twitter). Dalam tulisannya di account sosial media, pemilik nomer 99 dikit agul karena dia menunjukkan titel yang telah diraihanya saat menekuni dalam dunia balap.

“Yah, sebetulnya manajer Petrucci benar, bila kita meremehkan 5 titel, 68 kemenangan, serta 146 tribune tidak ada ketidaksamaan,” catat Lorenzo.

About the Author