Pelanggan Vape Liquid Narkoba Rata-rata Pelajar dan Mahasiswa

Pelanggan Vape Liquid Narkoba Rata-rata Pelajar dan Mahasiswa

Bandar Ceme, Agen Poker Online, Agen Domino QQ Capsa Susun – Polisi menciduk tiga mahasiswa pengedar vape liquid memiliki kandungan narkoba, yaitu berinisial ER, AG, serta TM. Ketiganya menjalankan usaha haram itu dengan skema online di sosial media (sosmed) serta di kirim lewat layanan ojek online.

Kasubdit 1 Resnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengutarakan, jaringan pengedar narkoba modus baru ini termasuk rapi dalam berlaga. Walau berterus-terang jual liquid memiliki kandungan metilendioksimetanfetamina (MDMA) di sosmed, tetapi tidak sembarang orang dapat membelinya.

Aktor, katanya, memakai skema multi level marketing (MLM), yaitu calon konsumen mesti kenal salah satunya anggota group yang telah jadi customer masih atau anggota. Anggota itu setelah itu memberitahu pada account terduga TM, akan terdapatnya konsumen baru.

“Pemesan baru ikut minimum mesti pesan lima liquid. Skema itu supaya tidak ada perangkap,” katanya pada wartawan, Kamis (25/10/2018).

Baca Juga : Sarri Kesulitan Tempatkan Loftus-Cheek di Tim Utama Chelsea

Pada sebuah paket liquid berisi 5 ml dibanderol Rp350 ribu. Account mereka sudah dibarengi oleh beberapa puluh ribu yang sebagian besar berumur produktif, di mana pembelinya rata-rata pelajar serta mahasiswa.

TM sudah menjalankan usaha haramnya saat enam bulan serta memberi upah pada ER dan AG semasing Rp5 juta per bulan. ER sudah masuk saat 3 bulan, sedang AG 4 bulan.

“Pemesanan dikerjakan TM tidak pasti, terkadang dua minggu sekali. Tiap-tiap pemesanan sampai 100 liquid, sistemnya sama, TM pesan lewat account sosmed serta di kirim lewat ojek online,” ujarnya.

About the Author